Samarinda, 14 Desember 2024
Pada hari ini, Islamic Center Kalimantan Timur menerima kunjungan dari Interfaith Youth Forum (Forum Pemuda Lintas Agama) sebagai bagian dari program pendalaman pemahaman moderasi beragama yang diinisiasi oleh forum tersebut. Kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 10.00 dan dihadiri oleh 30 orang peserta yang terdiri dari pemuda dan mahasiswa.
Dalam kegiatan ini, turut hadir dua perwakilan dari Badan Pengelola Islamic Center (BPIC), yaitu Bapak KH. Muhammad Haiban selaku Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, serta Bapak H. Djoko Iriandono selaku Kepala Seksi Komunikasi dan Informasi.
Susunan Acara
-
Kata Sambutan Selamat Datang Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari pihak Islamic Center untuk menyambut para tamu yang hadir.
-
Pemutaran Video Profil Islamic Center Sebagai pengenalan, Bapak H. Djoko Iriandono memutarkan video profil Islamic Center yang menampilkan sejarah, visi, misi, serta berbagai aktivitas yang dilaksanakan di Islamic Center Kaltim.
-
Presentasi Moderasi Beragama Selanjutnya, Bapak KH. Muhammad Haiban memberikan presentasi dengan topik utama "Moderasi Beragama". Presentasi ini menekankan pentingnya sikap moderat dalam kehidupan beragama untuk menciptakan keharmonisan di tengah masyarakat yang beragam.
-
Sesi Tanya Jawab Setelah presentasi, para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait moderasi beragama. Sesi ini berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
-
Kunjungan ke Menara Asmaul Husna Sebagai penutup, para peserta diajak untuk mengunjungi Menara Asmaul Husna, salah satu ikon utama di kawasan Islamic Center. Kunjungan ini memberikan pengalaman langsung kepada para peserta untuk menikmati keindahan arsitektur dan pemandangan di sekitar Islamic Center.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapatkan respons positif dari para peserta. Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin hubungan yang baik antara Islamic Center Kaltim dan Forum Pemuda Lintas Agama serta terciptanya pemahaman yang lebih mendalam mengenai moderasi beragama.
Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat harmoni antarumat beragama di Kalimantan Timur dan Indonesia secara umum